You are currently viewing Geely EX2 Mulai Dirakit di Purwakarta, TKDN Capai 46,5 Persen

Geely EX2 Mulai Dirakit di Purwakarta, TKDN Capai 46,5 Persen

Geely EX2 Mulai Dirakit di Purwakarta, TKDN Capai 46,5 Persen

Pabrikan otomotif asal China, Geely, resmi memulai perakitan lokal mobil listrik Geely EX2 di fasilitas manufaktur yang

berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini menandai keseriusan Geely dalam memperkuat eksistensinya di pasar

otomotif Indonesia sekaligus mendukung program pemerintah terkait percepatan kendaraan listrik nasional.

Melalui perakitan lokal tersebut, Geely mengumumkan bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Geely EX2 telah

mencapai 46,5 persen, sebuah capaian signifikan untuk kendaraan listrik yang baru memasuki tahap awal produksi di Tanah Air.

Perakitan Geely EX2 Lokal Jadi Tonggak Penting

Perakitan Geely EX2 di Purwakarta dilakukan melalui skema completely knocked down (CKD), di mana sejumlah komponen

utama dirakit langsung di dalam negeri. Fasilitas ini dikelola bersama mitra lokal dan telah disiapkan untuk memenuhi standar

produksi kendaraan listrik global.

Manajemen Geely menyebut perakitan lokal ini sebagai tonggak penting dalam strategi jangka panjang perusahaan di Indonesia.

Selain menekan biaya produksi dan distribusi, langkah ini juga diharapkan meningkatkan daya saing produk di pasar domestik.

“Indonesia merupakan pasar strategis bagi Geely. Perakitan lokal Geely EX2 menjadi bukti komitmen kami untuk tumbuh bersama

industri otomotif nasional,” ujar perwakilan Geely dalam keterangannya.

TKDN 46,5 Persen, Terus Didorong Naik

Capaian TKDN sebesar 46,5 persen membuat Geely EX2 memenuhi syarat untuk memperoleh berbagai insentif kendaraan

listrik dari pemerintah. Komponen lokal yang digunakan mencakup bodi, interior, sistem kelistrikan tertentu, hingga sejumlah

komponen non-baterai.

Geely menargetkan peningkatan TKDN secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan bertambahnya pemasok

lokal dan penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, produksi baterai dan motor listrik juga

akan dilokalisasi jika volume penjualan terus meningkat.

Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Masuknya Geely EX2 ke jalur perakitan lokal dinilai memberi dampak positif bagi industri otomotif nasional, khususnya sektor

kendaraan listrik. Kehadiran pabrikan global seperti Geely membuka peluang alih teknologi, peningkatan kualitas SDM, serta

perluasan jaringan industri pendukung.

Pemerintah daerah Purwakarta menyambut baik investasi tersebut karena mampu menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan

perekonomian daerah. Fasilitas perakitan ini juga diproyeksikan menjadi basis produksi untuk pasar domestik dan ekspor regional

di masa mendatang.

Geely EX2 Bidik Pasar Urban

Geely EX2 diposisikan sebagai mobil listrik kompak yang menyasar konsumen perkotaan. Desain ringkas, efisiensi energi,

serta fitur keselamatan modern menjadi daya tarik utama kendaraan ini, terutama bagi pengguna Tuna55 yang menginginkan mobil

listrik praktis untuk aktivitas harian.

Dengan perakitan lokal, Geely optimistis harga Geely EX2 akan semakin kompetitif, sehingga mampu bersaing di segmen

kendaraan listrik entry-level yang kini mulai ramai di Indonesia.

Strategi Jangka Panjang Geely di Indonesia

Perakitan Geely EX2 di Purwakarta diyakini baru menjadi langkah awal. Geely disebut tengah menyiapkan roadmap jangka panjang

yang mencakup peluncuran model listrik lain, perluasan jaringan diler, serta investasi lanjutan di sektor manufaktur.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan pertumbuhan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, Geely melihat

Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Asia Tenggara. Langkah perakitan lokal ini sekaligus memperkuat

posisi Indonesia dalam peta industri kendaraan listrik global.

Leave a Reply