Menjadi seorang ayah membawa perubahan besar dalam hidup Ed Sheeran. Tak hanya memengaruhi cara pandangnya terhadap keluarga dan karier, peran baru itu juga mendorong sang bintang pop dunia untuk mengubah gaya hidup secara menyeluruh. Hasilnya, pelantun Shape of You tersebut berhasil menurunkan berat badan hingga 14 kilogram tanpa menjalani diet ketat.
Ed Sheeran Saat di Wawancara Men’s Health UK
Dalam wawancara dengan Men’s Health UK, Sheeran mengakui bahwa fase hidupnya di usia 20 hingga awal 30-an dipenuhi kebiasaan yang jauh dari kata sehat. Pola hidup tersebut, menurutnya, turut memengaruhi kondisi mental dan kepercayaan diri.
Saya menjalani hidup yang cukup tidak sehat di usia 20-an. Ia bahkan mengaku sering merasa tidak puas dengan dirinya sendiri setiap kali bercermin.
Perubahan mulai terasa sejak kehadiran putrinya, Lyra, buah cintanya bersama Cherry Seaborn, pada 2020. Salah satu momen yang paling membekas terjadi saat Lyra baru berusia dua minggu. Seusai menghabiskan waktu bersama teman dan minum anggur, Sheeran harus terbangun di tengah malam untuk mengurus bayinya dalam kondisi tubuh yang tidak prima.
Saat itu saya sadar, saya tidak ingin menjadi ayah yang tidak bugar. Saya ingin bisa menggendong anak saya tanpa merasa punggung sakit atau tubuh kelelahan, tuturnya.
Kesadaran tersebut menjadi titik balik. Alih-alih memilih jalan pintas lewat diet ekstrem, Sheeran memutuskan untuk mengubah kebiasaan hidupnya secara bertahap dan realistis.
Olahraga Bertahap dan Konsisten
Perjalanan kebugaran Sheeran dimulai dari langkah kecil. Ia menempatkan mesin cross-trainer di ruang bawah tanah rumahnya dan menggunakannya sambil membalas email selama berjam-jam.
Itu olahraga pertama saya yang terasa tidak menyiksa, katanya.
Rutinitas itu kemudian berkembang. Ia mulai berlatih angkat beban bersama sang istri dengan bimbingan pelatih pribadi secara daring. Pada 2025, Sheeran menambahkan reformer pilates ke dalam jadwal latihannya, sebuah pilihan yang membantu memperkuat otot inti, meningkatkan fleksibilitas, dan tetap ramah bagi sendi—penting bagi musisi dengan jadwal tur padat.
Kemajuan fisiknya pun terasa signifikan. Jika sebelumnya ia kesulitan berlari lebih dari satu kilometer, kini Sheeran terbiasa menempuh jarak 10 kilometer. Renang juga menjadi bagian dari rutinitasnya untuk menjaga daya tahan tubuh.
Tanpa Pantangan Ketat, Fokus pada Keseimbangan
Meski tampil jauh lebih bugar, Sheeran menegaskan bahwa ia tidak menjalani pola hidup yang kaku. Ia masih menikmati makanan favorit dan segelas anggur merah, namun dengan porsi dan frekuensi yang terkontrol.
Semua tentang keseimbangan. Saya tidak hidup dengan kotak makan berisi makanan diet setiap hari. Saya tetap menikmati hidup, tapi dengan kontrol, ujarnya.
Dampak Nyata di Atas Panggung
Perubahan gaya hidup ini membawa dampak langsung pada performanya sebagai musisi. Sheeran mengaku kini memiliki stamina yang jauh lebih baik saat tampil di atas panggung, bahkan merasa lebih kuat dibandingkan satu dekade lalu.
Di usia 34 tahun, ia justru merasa lebih sehat dibandingkan saat berusia 24 tahun—masa ketika begadang dan merokok masih menjadi kebiasaan. Komitmennya terhadap hidup sehat juga menginspirasi kedua orang tuanya untuk rutin berolahraga ringan demi menjaga kebugaran di usia lanjut.
Lewat konsistensi, variasi latihan, dan prinsip moderasi, Ed Sheeran membuktikan bahwa hidup sehat bukan sekadar soal penampilan. Bagi dirinya, perubahan ini adalah investasi jangka panjang—untuk keluarga, karier, dan masa depan. Tuna55