Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, akhirnya buka suara terkait isu yang menyebut dirinya telah mencapai kesepakatan kontrak berdurasi dua musim bersama Honda HRC Castrol untuk MotoGP 2027 dan 2028.
Dalam dua musim terakhir, relasi Quartararo dengan Yamaha memang kerap disorot. Pada Kamis (29/1/2026), laporan Motorsport.com menyebut sang juara dunia MotoGP 2021 itu telah menyepakati kontrak dua tahun dengan tim pabrikan Honda.
Fabio Quartararo sendiri sebelumnya diperkirakan tidak akan memperpanjang masa baktinya bersama Yamaha. Namun, kabar kepindahannya ke Honda tetap menimbulkan tanda tanya besar, mengingat kedua pabrikan asal Jepang tersebut sama-sama masih berjuang keluar dari performa kurang kompetitif.
Fabio Quartararo Enggan Banyak Berkomentar
Quartararo telah berada di Sepang, Malaysia, sejak 26 Januari 2026 dan baru menjajal lintasan pada tes shakedown hari kedua, Jumat (30/1/2026). Kehadirannya di sirkuit langsung menarik perhatian media.
Pembalap berusia 26 tahun itu pun dimintai tanggapan soal rumor negosiasinya dengan Honda. “Terlalu banyak pembicaraan,” ujar Quartararo sambil tersenyum, seperti dikutip dari akun Instagram MotoGP. “Lebih baik fokus pada hal-hal yang memang bisa kami kerjakan.”
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan dirinya sudah mulai membahas kontrak untuk musim 2027, Quartararo memilih tidak memberikan jawaban verbal. Ia hanya memberi isyarat menutup mulut dengan gerakan ritsleting, menandakan enggan menanggapi isu tersebut.
Jorge Martin Disebut Jadi Kandidat Pengganti
Di sisi lain, Yamaha juga dikabarkan telah mengamankan tanda tangan Jorge Martin untuk kontrak dua musim. Pembalap yang saat ini masih membela Aprilia Racing tersebut disebut-sebut bakal menjadi pengganti Quartararo di Yamaha.
Langkah itu dinilai masuk akal mengingat Yamaha membutuhkan sosok pembalap papan atas jika benar harus kehilangan Quartararo. Terlebih, pabrikan asal Jepang tersebut baru saja memperkenalkan mesin V4—yang pertama kali mereka gunakan sejak era MotoGP dimulai pada 2002 sebagai penerus GP500—dalam upaya meningkatkan daya saing di masa mendatang. Tuna55