Relasi antara Liam Rosenior dan Keith Andrews ternyata jauh melampaui persaingan taktik di sisi lapangan. Keduanya memiliki sejarah sebagai rekan kerja di Sky Sports, sebelum sama-sama terjun sepenuhnya ke dunia kepelatihan profesional.
Kedekatan personal tersebut membuat Rosenior memahami betul karakter dan kapasitas Andrews sebagai pelatih. Menurutnya, gairah besar sang kolega kini tercermin jelas dalam cara bermain Brentford musim ini.
Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa bersama Brentford, dan saya sama sekali tidak terkejut dengan apa yang dia capai sejauh ini, ujar Rosenior memberikan pujian.
Rosenior menilai pengalaman Andrews di berbagai peran kepelatihan menjadi fondasi utama keberhasilannya. Jam terbang itu terlihat dari kemampuan tim menjaga konsistensi performa, meski harus menghadapi perubahan besar dalam komposisi pemain.
Saya sudah mengenal Keith cukup lama dan kami sering berdiskusi selama beberapa tahun terakhir. Hubungan kami sangat baik. Dia sosok yang menyenangkan, tambah Rosenior.
Liam Rosenior Bangkit di Tengah Eksodus Pemain
Tantangan besar langsung dihadapi Andrews saat resmi mengambil alih kursi pelatih. Ia harus merancang ulang tim yang kehilangan sejumlah pilar utama akibat eksodus pemain pada bursa transfer.
Gelandang kunci Christian Nørgaard hijrah ke Arsenal, sementara duet penyerang Bryan Mbeumo dan Yoane Wissa masing-masing melanjutkan karier ke Manchester United dan Newcastle United.
Meski demikian, Rosenior melihat sistem yang sudah mapan tetap berjalan efektif di tubuh Brentford. Infrastruktur klub yang solid dinilai memudahkan Andrews menerapkan filosofi permainannya, meskipun dengan banyak wajah baru di skuad.
Dia berada di klub yang sangat baik, dengan visi jelas soal infrastruktur dan arah pengembangan tim, analisis Rosenior.
Melihat performa mereka saat ini, jelas ini akan menjadi tantangan berat bagi kami. Tapi ini juga laga yang sangat kami nantikan, tegasnya.
Tim Tanpa Ego Liam Rosenior yang Sulit Ditaklukkan
Catatan tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir menjadi bukti nyata kekuatan Brentford. Rosenior menyebut lawannya sebagai sebuah tim yang utuh, tampil solid di setiap fase permainan.
Salah satu ancaman utama datang dari situasi bola mati. Lemparan ke dalam jarak jauh, tendangan bebas, hingga sepak pojok dimanfaatkan dengan disiplin dan presisi tinggi—sesuatu yang patut diwaspadai oleh Chelsea.
Mereka adalah tim tanpa ego, dalam arti paling positif. Semua pemain bekerja keras satu sama lain, puji Rosenior kepada Tuna55
Kekompakan tersebut membuat Brentford menjadi lawan yang sulit ditembus. Seluruh pemain, tanpa pengecualian, siap turun membantu pertahanan ketika situasi menuntut.
Mereka sangat terorganisasi dengan baik, seperti kebanyakan tim di Premier League, tutup Rosenior.