You are currently viewing Parma Comeback Dramatis, Taklukkan Lecce 1-2 di Stadion Ettore Giardiniero

Parma Comeback Dramatis, Taklukkan Lecce 1-2 di Stadion Ettore Giardiniero

US Lecce harus menelan pil pahit setelah keunggulan mereka sirna akibat kekalahan 1-2 dari Parma di Stadion Ettore Giardiniero. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Giallorossi menjadi tiga kekalahan beruntun di kandang sendiri. Parma berhasil memanfaatkan kondisi Lecce yang bermain dengan sembilan pemain di akhir laga.

Sebelum pertandingan, kedua tim dikenal kurang produktif di lini depan, dengan hanya mencetak 12 gol dari 18 pertandingan. Namun, kejutan terjadi saat Nikola Štulić membawa Lecce unggul cepat di menit pertama, memanfaatkan umpan terobosan dari Lameck Banda dan menaklukkan Edoardo Corvi.

Setelah gol cepat tersebut, pertandingan cenderung berjalan monoton dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Lecce hampir menggandakan keunggulan di menit ke-35, tetapi tendangan Youssef Maleh dari luar kotak penalti hanya membentur tiang gawang.

Parma mendapatkan momentum di menit ke-57 setelah Lameck Banda menerima kartu merah akibat pelanggaran keras yang diputuskan melalui VAR. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Parma dengan baik. Pada menit ke-65, Tiago Gabriel melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang Adrián Bernabé.

Hanya delapan menit berselang, Parma berbalik unggul. Mateo Pellegrino berhasil menanduk bola sepak pojok dari Bernabé ke pojok atas gawang, mengubah skor menjadi 1-2.

Setelah gol tersebut, Parma sepenuhnya mengendalikan permainan. Penderitaan Lecce semakin bertambah di masa tambahan waktu setelah Kialonda Gaspar diusir wasit karena melakukan kekerasan kepada Tuna55.

Kemenangan ini sangat penting bagi Parma, yang kini unggul delapan poin dari zona degradasi. Sementara itu, Lecce harus berjuang keras untuk keluar dari ancaman degradasi, berada di posisi ke-16 dengan hanya empat poin di atas zona merah dan telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari Hellas Verona.

Leave a Reply