You are currently viewing Ratusan Warga Bentrok dengan Petugas di Kebun Sawit, Lima Orang Terluka

Ratusan Warga Bentrok dengan Petugas di Kebun Sawit, Lima Orang Terluka

Ratusan warga bentrok dengan petugas keamanan di kebun sawit milik PT Lestari Tani Teladan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (6/2/2026). Pemicunya diduga berawal dari kekecewaan warga terhadap Pemprov Sulteng. Lima orang terluka dalam insiden ini.

Kepolisian Resor (Polres) Donggala memastikan situasi telah kondusif di kebun PT Lestari Tani Teladan (LTT).

“Saat ini personel gabungan telah melakukan patroli pengamanan di lokasi,” kata Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari. Dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan pengamanan dari Polres Donggala telah diperkuat pula dengan bantuan Polda Sulteng. Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Pasangkayu, Sulawesi Barat, dikarenakan adanya masyarakat dari wilayah itu yang turut bergabung.

“Saya sudah komunikasi dengan aliansi dan kelompok perusahaan, mereka sudah tarik diri agar tidak ada lagi korban lanjutan,” ucapnya.

Lanjut dia, sebanyak lima orang menjadi korban pasca-kerusuhan itu. Saat ini, para korban telah dirawat di rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian. Kapolres tidak menjelaskan secara rinci latar belakang kejadian tersebut. Tetapi dia menduga, adanya kekecewaan masyarakat kepada Pemprov Sulteng.

Sebelum kerucuhan pecah, ratusan warga dari Aliansi Desa Toviora melakukan panen paksa buah sawit di kebun PT Lestari Tani afdeling OK di Desa Toviora, Rio Pakava, Donggala.

Kerusuhan sempat terjadi antara masyarakat dan petugas keamanan perusahaan. Petugas mengimbau agar aliansi tidak membawa buah hasil panen keluar dari kebun.

Diuntungkan dengan jumlah yang banyak, masyarakat tetap memaksakan untuk membawa enam pikap buah sawit yang sudah dipanen. Pihak perusahaan dan petugas keamanan dari Polsek Rio Pakava juga mengimbau agar masyarakat menghentikan aksi mereka.

Perdebatan yang panas antara kedua belah pihak, memicu aksi pelemparan pertama kali oleh masyarakat kepada petugas keamanan. Bahkan, aliansi desa juga menyerang petugas dengan senjata tajam.

Dilaporkan tiga petugas pengamanan dari perusahaan yang terluka akibat sabetan senjata tajam dan lemparan batu. Tuna55

Leave a Reply